
Buat kamu yang punya modal cukup besar dan sedang mencari franchise Rp 500 juta yang menjanjikan, ada banyak pilihan menarik dari berbagai sektor — mulai dari kuliner, minimarket, hingga SPBU. Dengan modal sebesar ini, kamu bisa mendapatkan brand yang sudah dikenal luas, sistem bisnis yang mapan, dan dukungan penuh dari manajemen pusat.
Nah, kali ini minTEA sudah rangkum 10 brand franchise modal Rp 500 juta yang populer dan terbukti memberikan potensi keuntungan tinggi. Yuk, simak satu per satu sebelum kamu memutuskan mau buka usaha yang mana!
Eatlah dikenal sebagai salah satu brand kuliner hits yang menghadirkan nasi dan lauk dalam kemasan yang praktis. Berdiri sejak 2018, franchise ini berkembang pesat dengan lebih dari 10 outlet aktif yang bisa menjual hingga 300 box per hari.
Untuk bergabung, kamu perlu menyiapkan modal antara Rp 300–500 juta. Meski terlihat besar, potensi balik modalnya cukup cepat karena penjualannya tinggi dan nama brand yang sudah kuat.
Kalau kamu suka makanan tradisional dengan sentuhan modern, Mie Ayam Kudusan bisa jadi pilihan. Brand ini sudah terkenal di Jawa Timur dan mulai melebarkan sayapnya ke berbagai kota besar.
Untuk jadi mitra, kamu perlu menyiapkan modal sekitar Rp 350 juta. Dengan omset yang bisa mencapai Rp 150 juta per bulan, usaha ini termasuk kategori franchise kuliner dengan potensi profit tinggi.
Siapa yang nggak kenal Kebab Baba Rafi? Franchise ini termasuk brand lokal yang sudah go international— dengan outlet di Malaysia, Filipina, hingga Uni Emirat Arab.
Menariknya, Kebab Baba Rafi menerapkan konsep syariah: tidak ada biaya royalti, dan sistem bagi hasilnya adil (60% untuk mitra dan 40% untuk franchisor). Paket kemitraannya mulai dari Rp 75 juta sampai Rp 300 juta, tergantung perlengkapan dan lokasi usaha.
Chatime merupakan salah satu franchise minuman kekinian terbesar di Indonesia. Brand asal Taiwan ini menawarkan berbagai varian minuman seperti teh hitam, teh hijau, teh buah, hingga matcha dengan topping khas seperti pearl, grass jelly, hingga pudding.
Dengan konsep modern dan rasa yang beragam, Chatime digandrungi anak muda dan pekerja kantoran di kota besar.
Untuk menjadi mitra, kamu perlu menyiapkan modal sekitar Rp 300 juta (belum termasuk sewa tempat dan operasional). Walau biayanya cukup tinggi, reputasi dan loyalitas pelanggan Chatime menjadikan peluang bisnis ini sangat menjanjikan.


Nah, kalau kamu ingin franchise minuman kekinian dengan modal jauh lebih terjangkau, brand lokal satu ini wajib kamu pertimbangkan!
T.E.H O.P.L.O.S kAsegaran adalah franchise es teh manis dengan cita rasa khas teh melati dan kualitas premium dari daun teh pilihan. Dengan modal mulai dari Rp 4 juta hingga Rp 7 jutaan saja, kamu sudah mendapatkan booth premium, bahan baku awal, dan pelatihan usaha lengkap.
Keunggulannya?
Dengan sistem kemitraan transparan, tanpa royalty fee, dan dukungan penuh dari tim pusat, T.E.H O.P.L.O.S kAsegaran menjadi pilihan cerdas untuk kamu yang ingin memulai bisnis minuman kekinian dengan modal ringan di bawah Rp. 500 juta.
👉 Cek detail pilihan paketnya di sini: https://tehoploskasegaran.com/paket-kemitraan/
Sebagai brand milik negara, SPBU Pertamina adalah salah satu franchise modal Rp 500 juta paling bergengsi. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan di Indonesia, bisnis ini hampir bisa dipastikan tidak akan sepi pelanggan.
Syarat utama untuk menjadi mitra adalah memiliki lahan minimal 1.500 m² serta menyiapkan investasi sekitar Rp 500 juta. Alternatifnya, kamu juga bisa memilih PertaShop (SPBU Mini) dengan modal Rp 250 juta—lebih kecil, tapi tetap menguntungkan untuk wilayah pedesaan atau pinggiran kota.
Kalau kamu ingin mencoba versi internasionalnya, Shell bisa jadi opsi menarik. Brand asal Belanda ini menawarkan kerja sama SPBU dengan dukungan penuh, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga penyediaan BBM.
Mitra hanya perlu fokus mengelola operasional harian seperti stok bengkel, karyawan, dan toko minimarket di area SPBU. Dengan investasi sekitar Rp 500 juta, kamu bisa memiliki bisnis energi yang stabil dan berpotensi besar untuk jangka panjang.
Alfamart merupakan salah satu jaringan minimarket terbesar di Indonesia. Dengan lebih dari 11.000 outlet, brand ini menawarkan berbagai pilihan paket kemitraan sesuai modal.
Kamu bisa mulai dengan Rp 300 juta (untuk 9 rak) hingga Rp 500 juta (untuk 45 rak).
Syaratnya, kamu harus memiliki lahan sekitar 800 m² di lokasi strategis. Kelebihan lain, sistemnya sudah teruji dan manajemen pusat siap membantu dalam operasional harian.
Sebagai pesaing utama Alfamart, Indomaret sudah memiliki lebih dari 12.500 gerai di seluruh Indonesia. Untuk memulai, kamu butuh lahan minimal 120 m² dan modal mulai dari Rp 394 juta.
Kamu akan mendapat dukungan penuh dari tim pusat, mulai dari layout toko, manajemen stok, hingga pelatihan karyawan. Dengan sistem yang matang, peluang balik modal franchise ini termasuk cepat—terutama di area padat penduduk.
Yomart juga termasuk franchise retail populer, terutama di wilayah Jawa Barat. Dengan lebih dari 250 outlet, Yomart menawarkan dua pilihan paket: Rp 314 juta atau Rp 355 juta.
Setiap outlet bisa menampung hingga 3.000 produk kebutuhan pokok. Bisnis minimarket ini cocok untuk kamu yang ingin memiliki usaha ritel tapi dengan pengelolaan sistem yang sudah siap pakai.
Socamart mengusung konsep retail modern dengan prinsip ekonomi berbagi. Artinya, mitra dan manajemen pusat bekerja sama aktif untuk mengembangkan bisnis.
Menariknya, Socamart bebas dari franchise fee dan admin fee, sehingga mitra bisa cepat balik modal. Untuk bergabung, kamu cukup menyiapkan investasi sekitar Rp 220 juta—lebih hemat tapi tetap menjanjikan.
Kalau kamu ingin punya toko listrik sendiri, Listrik Mart bisa jadi pilihan. Ada tiga pilihan paket kemitraan: mulai Rp 3 juta untuk toko kelontong, Rp 70 juta untuk semi franchise, dan Rp 500 juta untuk full franchise dengan fasilitas lengkap.
Kelebihannya, brand ini sudah memiliki jaringan distribusi kuat dan membantu mitra dalam stok barang serta pelatihan penjualan.
Toserba Elektrik juga termasuk bisnis ritel potensial dengan tiga paket investasi: Silver (Rp 200 juta), Gold (Rp 250 juta), dan Diamond (Rp 350 juta).
Kamu bisa menjual berbagai produk elektronik dan kebutuhan rumah tangga dengan margin menarik. Bisnis ini cocok buat kamu yang ingin masuk ke sektor ritel dengan target pasar luas.
Bagi kamu yang suka bisnis kuliner berkonsep komunitas, Pasta Kangen wajib dipertimbangkan. Brand ini mengusung konsep franchise berbasis komunitas bisnis pertama di Indonesia, di mana seluruh mitra saling bekerja sama membangun brand.
Paket usahanya beragam: Small (Rp 99–189 juta), Medium (Rp 299–496 juta), dan Large (hingga Rp 2,7 miliar). Dengan modal di kisaran Rp 500 juta, kamu sudah bisa punya restoran spaghetti kekinian yang ramai peminat.
LIA sudah dikenal luas sebagai lembaga kursus bahasa Inggris profesional sejak tahun 1959. Dengan lebih dari 65 outlet di seluruh Indonesia, peluang bisnis pendidikan ini stabil dan berkelanjutan.
Untuk menjadi mitra, kamu perlu menyiapkan modal sekitar Rp 550 juta—termasuk biaya goodwill fee dan pelatihan tenaga pengajar. Bisnis ini cocok untuk kamu yang ingin berinvestasi di sektor pendidikan jangka panjang.
Dari kuliner, minimarket, hingga minuman kekinian, pilihan franchise modal Rp 500 juta sangat beragam. Kuncinya adalah memilih brand terpercya dengan sistem yang jelas dan yang sesuai dengan minat kamu.
Kalau kamu masih ragu menentukan pilihan, mulailah dengan menganalisis pasar di sekitar kamu. Perhatikan tren, kebiasaan konsumen, serta potensi jangka panjang dari bisnis yang akan dijalankan. Dengan strategi yang tepat, modal besar bukan hanya jadi investasi, tapi juga bisa membuka jalan menuju kesuksesan usaha yang stabil dan menguntungkan.
Penulis professional di PT Sendang Kasegaran Rejeki. Berpengalaman lebih dari 2 tahun menulis konten edukatif.


